Laporan Reses III Tahun 2025 Fraksi PKB DPRD Sumenep Soroti Masalah Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, dan Infrastruktur
DPRD SUMENEP - Laporan Reses III Fraksi PKB DPRD Sumenep dalam Rapat Paripurna, Selasa (2/9/2025), memunculkan sejumlah catatan kritis terhadap pelayanan publik di berbagai sektor. Mulai dari kesehatan, pendidikan, pertanian hingga infrastruktur, Fraksi PKB menilai masih banyak persoalan yang belum ditangani serius oleh pemerintah daerah.
Bidang kesehatan menjadi sorotan utama. Warga di beberapa kecamatan resah dengan kasus luar biasa (KLB) campak yang merebak sejak Januari, namun baru ditangani serius pada pertengahan tahun. Fraksi PKB menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lamban dan kurang tanggap. Minimnya sosialisasi membuat masyarakat bingung harus berbuat apa ketika kasus muncul di lingkungannya. Gubernur Jawa Timur sebelumnya telah mengingatkan agar setiap kasus kesehatan harus segera ditangani sebelum berkembang menjadi KLB. Namun di Sumenep, pola lambat itu berulang. Fraksi PKB mendesak agar tenaga kesehatan dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa lebih cepat turun ke lapangan, tidak sekadar menunggu laporan menumpuk. Masalah pendidikan juga tak lepas dari perhatian. Fraksi PKB menilai mutu pendidikan di Sumenep masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Sarana dan prasarana sekolah banyak yang rusak, dari ruang kelas hingga laboratorium. Bahkan sekolah keagamaan di desa-desa pun menghadapi kondisi serupa.
BACA JUGA :
-
DPRD Sumenep Akan Gelar Bamus untuk Penjadwalan Pembahasan Raperda
-
Pansus LKPJ Menyampaikan Laporannya dalam Rapat Paripurna: PJU Kembali Masuk dalam Poin Rekomendasi
-
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna, Umumkan Akhir Masa Jabatan Bupati - Wakil Bupati Hasil Pikada 2020 dan Penetapan Calon Bupati - Wakil Bupati Terpilih 2024
(*)
Gallery Parlementaria
Related Post
Halaman Lainnya
Humas DPRD Sumenep
OnlinePilih Anggota DPRD
Memuat data anggota...




