Pengumuman Lima Nama Lolos Uji Kelayakan Calon Anggota Komisi Informasi Kabupaten Sumenep
DPRD SUMENEP - Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep menetapkan lima calon anggota Komisi Informasi (KI) periode 2025–2029 setelah melalui rangkaian uji kelayakan dan kepatutan yang digelar pada Rabu, 13 Agustus 2025. .
Proses seleksi yang berlangsung di ruang paripurna DPRD itu digelar terbuka dan disiarkan secara langsung, sebagai wujud komitmen lembaga legislatif terhadap prinsip transparansi. Sebanyak 11 kandidat bersaing memperebutkan kursi komisioner. Tiga di antaranya merupakan petahana, sementara sisanya wajah baru. Masing-masing kandidat diwajibkan memaparkan visi dan misi serta menjawab pertanyaan panelis dari Komisi I DPRD. Forum yang berlangsung hampir sehari penuh itu menjadi ruang publik untuk menilai kualitas calon pengawal keterbukaan informasi di daerah. Berdasarkan berita acara pelaksanaan Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep tanggal 15 Agustus 2025 Nomor: 100.3/37/050/2025 tentang Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) Calon Anggota Komisi Informasi Kabupaten Sumenep Masa Jabatan 2025 -2029, lima calon anggota komusioner yang dinyatakan lulus adalah sebagai berikut:. 1. Ahmad Ainol Horri. 2. Hasdani Ro’i. 3. Rifa’i, S.Ag., SH., MH. 4. Winanto. 5. Kamarullah, SH., MH. Kelima nama tersebut akan diajukan kepada bupati untuk ditetapkan melalui surat keputusan resmi. Ketua Komisi I menyebutkan, keterbukaan proses fit and proper test menjadi penting karena sejalan dengan mandat Komisi Informasi sebagai lembaga pengawal akses publik terhadap informasi. Dengan format uji terbuka, publik dapat menilai sendiri kualitas calon, sekaligus menjadi kontrol atas keputusan legislatif. Komisi Informasi Kabupaten Sumenep periode baru akan memikul tugas strategis. Selain memastikan hak publik terhadap informasi berjalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, para komisioner juga dihadapkan pada tantangan digitalisasi dan derasnya arus disinformasi. Lima nama terpilih kini menunggu pengesahan. Publik menanti kiprah mereka, apakah mampu menjaga spirit transparansi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik di Kabupaten Sumenep. -(*)Gallery Parlementaria
Related Post




