Laporan Reses III Tahun 2025 Fraksi PPP DPRD Sumenep: Meminta Perhatian Serius pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
DPRD SUMENEP - Laporan Reses III Fraksi PPP DPRD Sumenep dalam Rapat Paripurna, Selasa (2/9/2025), menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun dari berbagai daerah menegaskan pentingnya pemberdayaan warga dalam pembangunan daerah, sesuai semangat otonomi daerah yang memberi ruang bagi kreativitas lokal.
Fraksi PPP menegaskan, pembangunan di Sumenep tidak boleh hanya bersandar pada kebijakan pusat. Partisipasi masyarakat harus menjadi pilar, agar kebijakan daerah benar-benar mencerminkan kebutuhan sosial ekonomi lokal. Dalam reses kali ini, persoalan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga keamanan muncul sebagai isu utama yang mendesak ditangani pemerintah. Di bidang pendidikan, aspirasi paling lantang datang dari guru swasta yang belum tersentuh program sertifikasi. Padahal, alokasi anggaran pendidikan mencapai 20 persen dari APBN. Fraksi PPP meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep memperjuangkan anggaran khusus bagi kesejahteraan guru swasta, baik dalam APBD Perubahan 2025 maupun APBD 2026. Selain itu, perbaikan infrastruktur lembaga pendidikan menjadi perhatian. Banyak sekolah formal dan nonformal di pelosok yang masih jauh dari layak untuk kegiatan belajar mengajar. Masalah lain juga menimpa SDN Bataal Timur di Kecamatan Ganding. Sejak 2007 sekolah itu berhenti beroperasi karena status tanah dan bangunannya belum jelas. Fraksi PPP mendesak pemerintah segera menuntaskan kasus tersebut agar hak anak-anak di wilayah itu untuk memperoleh pendidikan tidak terus terabaikan.
BACA JUGA :
(*)
Gallery Parlementaria
Related Post
Halaman Lainnya
Humas DPRD Sumenep
OnlinePilih Anggota DPRD
Memuat data anggota...




