Laporan Reses III Tahun 2025 Fraksi Partai NasDem Tekankan Kebutuhan Infrastruktur dan Perlindungan Nelayan
DPRD SUMENEP - Laporan Reses III Fraksi Partai NASDEM DPRD Sumenep dalam Rapat Paripurna, Selasa (2/9/2025), menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat. Enam anggota Fraksi Partai NasDem menyampaikan hasil serap aspirasi di lapangan yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan.
Isu paling mengemuka adalah ketersediaan infrastruktur dan listrik di wilayah kepulauan. Hingga kini, masih banyak desa di kepulauan Sumenep yang belum teraliri listrik. NasDem menilai pemerintah daerah harus mengambil langkah nyata mempercepat penyediaan aliran listrik. Hak dasar masyarakat, yang bertahun-tahun disuarakan, dianggap terlalu lama diabaikan. Fraksi NasDem juga menyinggung soal efisiensi anggaran daerah. Menurut mereka, anggaran seharusnya diarahkan pada kebutuhan urgen masyarakat, bukan untuk kegiatan seremonial. Kebijakan strategis harus berpihak pada sektor-sektor yang menyentuh langsung kehidupan rakyat, seperti energi, pendidikan, dan kesehatan. Keluhan tajam datang dari masyarakat nelayan. Mereka mendesak pemerintah konsisten menjalankan Peraturan Daerah tentang perlindungan nelayan. Faktanya, hingga kini regulasi itu belum memberi manfaat nyata. Kondisi ini terlihat jelas di Pulau Masalembu. Saat hasil tangkapan ikan melimpah, nelayan kerap kesulitan menjual karena minimnya fasilitas pengolahan dan terbatasnya pembeli. Dalam banyak kasus, nelayan terpaksa membuang hasil tangkapan ke laut. Selain itu, masyarakat meminta evaluasi Peraturan Bupati maupun Perda tentang Pilkades. Poin pengalaman pemerintahan dalam syarat calon kepala desa dinilai diskriminatif. Fraksi NasDem menilai aturan itu memberi keuntungan besar bagi petahana dan berpotensi menutup ruang demokrasi bagi calon potensial dari rakyat.
BACA JUGA :
(*)
Gallery Parlementaria
Related Post




